DAERAH  

Desa Samaenre Merasa Dikucilkan, Penempatan Acara di Batu Putih Jadi Gunjingan Publik

MAROS –  SUARAHAM – Polemik mencuat setelah sejumlah pemuda dan pelajar Desa Samaenre menyuarakan kekecewaan atas penempatan acara resmi pemerintahan yang digelar di Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Kamis (21/8/2025).

Mereka menilai keputusan tersebut sarat kepentingan dan mengabaikan kontribusi Desa Samaenre yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis politik kuat bupati terpilih. Bahkan, pada pemilihan terakhir, salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Samaenre mencatat perolehan suara hingga 99 persen untuk sang bupati.

“Desa kami seolah tidak dihargai, padahal dukungan penuh sudah diberikan sejak awal. Penempatan kegiatan di desa lain membuat masyarakat bertanya-tanya,” ungkap salah seorang pemuda Samaenre yang enggan disebutkan namanya.

Kekecewaan warga kian menguat lantaran acara berskala resmi yang seharusnya bisa menjadi momentum kebersamaan justru dianggap menjauhkan masyarakat dari pusat perhatian. Hal ini memicu perdebatan publik. Sebagian pihak menilai keputusan pemerintah tidak mempertimbangkan faktor historis dan aspirasi masyarakat, sementara pihak lain menganggap penempatan acara merupakan kebijakan teknis semata.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa maupun kabupaten belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pemilihan Desa Batu Putih sebagai lokasi acara. Namun, isu ini sudah menjadi perbincangan hangat dan menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan masyarakat pendukungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *