DAERAH  

Demo Boleh, Anarkis Jangan: Himbauan Bupati Maros Terkait Penyampaian Aspirasi

MAROS – SUARAHAM [1/9/2025] – Bupati Maros, Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.I.P., M.H., mengeluarkan imbauan kepada masyarakat terkait mekanisme penyampaian aspirasi atau unjuk rasa di wilayah Kabupaten Maros. Dalam seruannya yang dituangkan melalui sebuah poster resmi, Bupati menghimbau pesan penting: “Demo Boleh, Anarkis Jangan!”

Imbauan ini hadir di tengah dinamika sosial yang belakangan semakin marak dengan aksi demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan kelompok sipil. Chaidir Syam menilai bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dilindungi undang-undang, namun harus tetap dilaksanakan dengan cara yang damai, tertib, dan menjunjung tinggi nilai demokrasi.

Poin-Poin Penting Himbauan

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi pedoman masyarakat ketika menggelar aksi:

1. Sampaikan Pendapat dengan Damai

Masyarakat, khususnya kelompok yang akan menggelar aksi, diimbau untuk menyampaikan aspirasi secara damai, menghindari provokasi, dan tetap fokus pada substansi tuntutan.

2. Hormati Aturan dan Ketertiban

Bupati menekankan pentingnya mematuhi aturan yang berlaku, termasuk koordinasi dengan aparat keamanan, demi menjaga ketertiban umum.

3. Hindari Kerusuhan

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha mengacaukan jalannya demonstrasi.

4. Jaga Fasilitas Umum

Pesan lain yang ditekankan adalah kewajiban menjaga fasilitas publik dan tidak merusaknya. Menurutnya, fasilitas umum adalah aset bersama yang harus dipelihara.

Aspirasi adalah Hak, Anarki Bukan Solusi

Dalam himbauan tersebut, Chaidir Syam juga menekankan bahwa aspirasi adalah hak setiap warga negara dan bagian dari proses demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa aksi anarkis tidak akan pernah menjadi solusi, melainkan hanya menambah persoalan baru.

Menjaga Kondusivitas Daerah

Pemerintah Kabupaten Maros berharap himbauan ini dapat dipatuhi seluruh elemen masyarakat agar setiap penyampaian aspirasi berjalan konstruktif. Selain itu, Bupati juga meminta peran aktif aparat keamanan dan tokoh masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif di tengah gelombang penyampaian pendapat publik.

Dengan pesan ini, Chaidir Syam ingin menegaskan bahwa Kabupaten Maros tetap terbuka terhadap aspirasi warganya, namun pada saat yang sama, ketertiban dan keamanan daerah harus menjadi prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *