HUKRIM  

R&D Glow, SW Glow’s, Zam-Zam JK Kembali di Sorot, Aliansi Minta Pemiliknya Segera Ditangkap

MAKASSAR I SUARAHAM — Puluhan massa dari Aliansi Pemerhati Kesehatan kembali memenuhi halaman depan Mapolda Sulawesi Selatan, Senin siang (10/11/2025).

Aksi yang dipimpin Jenderal Lapangan, Marlo, ini merupakan Aksi Jilid II, menyusul demonstrasi serupa yang sebelumnya telah digelar untuk isu yang sama—peredaran kosmetik ilegal dan berbahaya di Sulawesi Selatan.

Aksi ini menjadi penegasan sikap bahwa persoalan kosmetik berbahaya sudah berada pada tahap mencemaskan dan memerlukan tindakan cepat dari aparat penegak hukum.

Massa menyebut maraknya produk kosmetik mengandung merkuri, hidroquinon, hingga asam retinoat dosis tinggi kian mengancam keselamatan masyarakat, terutama di Kota Makassar.

Hasil investigasi lapangan yang dipaparkan aliansi menemukan adanya dugaan kuat bahwa produk bermerek R&D Glow, SW Glow’s, dan Zam-Zam JK mengandung bahan kimia berbahaya serta tidak mengantongi izin edar resmi dari Kementerian Kesehatan maupun dokumen legalitas yang dipersyaratkan.

Dalam orasinya, Marlo menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan publik terhadap ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.

“Kami datang membawa suara rakyat sekaligus bukti-bukti lapangan. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, ini ancaman keselamatan publik. Kami mendesak Kapolda Sulsel segera bertindak dan memeriksa para pemilik brand kosmetik ilegal tersebut,” tegasnya.

Selain berorasi, perwakilan aliansi juga menyerahkan laporan resmi dan pengaduan tertulis kepada Polda Sulsel sebagai dasar penindakan hukum.

Kapolda Sulsel diminta segera menindaklanjuti laporan peredaran kosmetik ilegal di Sulsel.

Ditreskrimsus Polda Sulsel diminta memanggil dan memeriksa owner kosmetik R&D Glow, SW Glow’s, dan Zam-Zam JK.

BPOM Makassar diminta menarik seluruh produk yang terbukti mengandung merkuri, hidroquinon, dan bahan berbahaya lainnya.

Penegak hukum diminta menangkap dan mengadili pelaku usaha yang menjalankan praktik kosmetik ilegal.

Menegaskan pentingnya penegakan supremasi hukum tanpa pandang bulu di sektor kecantikan.

Aksi yang berlangsung tertib ini ditutup dengan pernyataan sikap bahwa aliansi akan terus melakukan pemantauan, advokasi, dan tekanan publik hingga kasus ini ditangani secara transparan, profesional, dan tuntas.

“Kami tidak akan berhenti sebelum hukum benar-benar ditegakkan dan rakyat terlindungi,” tutup Marlo dengan lantang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *