METRO  

Warga Manggala Keluhkan Kerusakan Lorong Bertahun-tahun, Pemkot Makassar Diminta Turun Tangan

MAKASSAR I SUARAHAM — Keluhan warga kembali menggema dari Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Seorang warga, Syamsuddin Dg Lau, menyuarakan keresahan terkait kondisi Lorong Bitoa Lama, Kelurahan Bitoa, yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar.

Kerusakan lorong yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini semakin memperburuk aktivitas warga. Jalan yang berlubang, becek saat hujan, serta minimnya drainase membuat mobilitas masyarakat terganggu, terlebih bagi anak-anak, pelajar, dan warga yang bekerja.

“Setiap hari kami melewati jalan yang sama, tapi kondisinya semakin parah. Sudah lama kami sampaikan, tapi belum ada perbaikan yang berarti. Warga hanya bisa menunggu tanpa kepastian,” ujar Syamsuddin saat ditemui SUARAHAM, Sabtu (…).

Menurut warga, berbagai upaya telah dilakukan mulai dari musyawarah tingkat RT/RW hingga pengajuan proposal di tingkat kelurahan, tetapi realisasi perbaikan jalan tak kunjung terlihat. Bahkan, beberapa warga mengaku sudah menyampaikan keluhan langsung kepada pihak kecamatan.

Lorong Bitoa Lama yang berada di RT A, RW 4, Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala, merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah rumah warga ke jalan utama. Kondisinya yang terus memburuk membuat ojek daring hingga pengendara roda dua sering menghindari lokasi tersebut.

“Kami semua berharap Pemkot Makassar tidak hanya fokus pada program lorong wisata atau pembenahan kota di pusat kota, tetapi juga memperhatikan lorong-lorong yang sudah lama rusak seperti ini.”

Warga menilai kerusakan jalan tak hanya soal estetika, tetapi juga berdampak langsung terhadap keselamatan. Saat malam hari, minimnya penerangan membuat lubang-lubang di jalan sulit terlihat, mengancam keselamatan pengendara.

“Sudah ada beberapa warga yang jatuh karena terperosok di lubang. Kalau dibiarkan terus begini, bisa terjadi kecelakaan yang lebih parah,” tambah salah seorang warga di sekitar Lorong Bitoa Lama.

Masyarakat kini berharap agar Pemkot Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan peninjauan dan menindaklanjuti laporan ini. Warga menilai sudah terlalu lama lorong tersebut masuk daftar usulan tanpa realisasi.

“Kami hanya ingin jalan layak untuk dilewati. Tidak muluk-muluk, cukup diperbaiki saja. Ini kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Syamsuddin.

Warga berharap keluhan ini tidak lagi sekadar janji musyawarah, tetapi benar-benar direalisasikan dalam bentuk tindakan nyata demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *