Air Tak Datang, Bangunan Justru Tumbang: Pamsimas Maros Diduga Asal Kerja

MAROS, SUARAHAM — Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang bersumber dari APBD 2023 di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, dilaporkan roboh pada Minggu malam, 7 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Bangunan tersebut ambruk sebelum sempat dimanfaatkan warga.

Peristiwa ini menimbulkan sorotan masyarakat karena program yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih justru gagal berfungsi. Warga mempertanyakan lokasi pembangunan dan kualitas konstruksi. Bangunan diketahui berdiri di lahan milik mantan Kepala Desa Majannang yang berdekatan dengan kolam, dengan kondisi tanah yang lembek dan mudah tergenang.

“Dari awal kami sudah tidak yakin karena tanahnya ini lembek. Tapi tetap dipaksakan dibangun,” ujar salah satu warga setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maros, Muh. Alfian, membenarkan telah memanggil pelaksana proyek untuk klarifikasi. “kami telah bertemu dirungan ini tadi., Pelaksana wajib bertanggung jawab dan membangun kembali sesuai standar teknis,” ujarnya. Pada 8/12/2025

Mantan Kepala Desa Majannang, Junaedi, mengatakan pemilihan lokasi dilakukan karena keterbatasan lahan yang tersedia.“Tidak ada warga yang mau menghibahkan tanahnya, jadi dipakai lahan ini agar program tetap berjalan,” katanya.

Hingga bangunan roboh, warga mengaku belum pernah menikmati suplai air dari program tersebut. “Belum pernah ada air yang kami nikmati, setetes pun tidak,” kata warga berinisial M.

Warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menyelidiki proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek untuk memastikan transparansi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *