HUKRIM  

Mantan Ibu Bhayangkari Jadi Korban Penipuan, Uang Rp184 Juta Tak Kunjung Kembali

MAKASSAR I SUARAHAM — Dugaan penipuan bermodus pinjam uang kembali mencoreng wajah pergaulan di Kota Makassar.

Seorang mantan Ibu Bhayangkari, Merlin, menjadi korban setelah uangnya raib sebanyak Rp184 juta yang dipinjam oleh pria bernama A. Faisal Hermansyah alias Ical, warga BTN Minasaupa, Blok L4 No. 2.

Transaksi pinjaman itu terjadi di Coffee Labuana, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada 30 April 2025 sekitar pukul 21.00 WITA. Namun, sejak uang diserahkan, Ical lenyap tanpa jejak.

Nomor ponselnya tidak lagi aktif, sementara upaya korban mendatangi rumah pelaku juga tak membuahkan hasil. “Rumahnya didatangi, tapi dia tak pernah ada. Selalu menghindar,” ujar sumber dekat korban.

Korban mengaku semula percaya karena pelaku adalah temannya sendiri. Dengan alasan ada keperluan mendesak, Ical meminta pinjaman dan berjanji akan segera mengembalikan setelah urusannya selesai. Namun, janji itu justru berubah menjadi pemutusan komunikasi total.

Hingga kini, tak ada itikad baik sepeser pun dari pihak terduga pelaku.

Merlin menyatakan hanya tinggal menghitung hari sebelum resmi melaporkan Ical ke Polrestabes Makassar. Sikap pelaku yang terus menghilang dinilai sebagai bentuk kesengajaan menghindar.

“Kalau masih tidak ada niat baik, laporan resmi segera kami masukkan,” tegas pihak korban.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan nominal besar, modus kedekatan, dan dugaan penggelapan yang terang benderang.

Warga berharap kepolisian segera mengambil langkah tegas ketika laporan masuk, agar pelaku tidak terus berkeliaran dan menghindari tanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *