Instruksi Bupati Maros Program GEMAR, Ayah Aktif Dampingi Anak Ambil Rapor

MarosSUARAHAM – Instruksi Bupati Maros melalui program GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor) mulai diimplementasikan di lingkungan sekolah. orang tua, khususnya ayah, tampak hadir langsung mendampingi anak saat penerimaan laporan hasil belajar (rapor) di UPTD SDN 66 Kanjitongan, Kabupaten Maros.

Kehadiran ayah dalam momen tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Pemerintah Kabupaten Maros yang menekankan pentingnya keterlibatan figur ayah dalam proses pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Salah satu orang tua yang hadir adalah Zaenal, yang akrab disapa Enal, ayah dari tiga orang anak. Ia mendampingi dua anaknya saat pembagian rapor sebagai bentuk dukungan langsung terhadap proses pendidikan anak.

Menurut Enal, program GEMAR memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam pendidikan. Ia menilai kehadiran ayah saat penerimaan rapor tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga memberikan dorongan moral dan memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

“Program GEMAR ini sangat positif. Kehadiran ayah saat anak menerima hasil belajar penting agar anak merasa dihargai, didukung, dan termotivasi untuk terus berkembang,” ujar Enal saat ditemui di sekolah, Sabtu (20/12/2025).

Enal yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan serta berprofesi sebagai jurnalis, mengaku sengaja meluangkan waktu untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Maros tersebut. Ia menegaskan bahwa kesibukan pekerjaan dan aktivitas organisasi tidak seharusnya mengurangi peran ayah dalam mendampingi pendidikan anak.

Ia juga menilai kebijakan Pemerintah Kabupaten Maros melalui program GEMAR sejalan dengan pandangan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, terutama figur ayah, dalam pembentukan karakter dan masa depan anak.

Melalui program GEMAR, Pemerintah Kabupaten Maros berharap semakin banyak ayah yang terlibat langsung dalam setiap tahapan pendidikan anak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *