banner 400x130
DAERAH  

Usai Dilantik, ABPEDNAS Kaltim Tancap Gas Siapkan Raker hingga Rakor Daerah

banner 400x130

SAMARINDA | SUARAHAM — Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPD ABPEDNAS) Kalimantan Timur mulai mengonsolidasikan kekuatan organisasi usai pelantikan kepengurusan periode 2026–2031.

Langkah awal itu ditandai dengan rapat perdana pengurus inti yang digelar di Sekretariat DPD ABPEDNAS Kaltim, Gedung LBAK, Samarinda. Rapat ini menjadi titik start penyusunan arah gerak organisasi ke depan.

Sebelumnya, jajaran pengurus resmi dilantik oleh Jaksa Agung Muda Intelijen RI, Reda Manthovani, di Gedung Kemenko III, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 12 Februari 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan kelembagaan bagi organisasi yang menaungi Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sebagai wadah nasional BPD, ABPEDNAS memiliki peran strategis dalam menyalurkan aspirasi masyarakat desa sekaligus memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa.

Dalam rapat perdana ini, sejumlah agenda utama dibahas, mulai dari penyusunan program kerja 2026–2031, persiapan Rapat Kerja (Raker), hingga rencana Rapat Koordinasi (Rakor) bersama tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Timur.

Tak hanya itu, kondisi keuangan organisasi turut dipaparkan sebagai bagian dari transparansi internal, sekaligus memastikan kesiapan program berjalan efektif dan terukur.

Wakil Ketua IV DPD ABPEDNAS Kaltim, H. Sapta Wijaya, menegaskan bahwa fokus utama organisasi ke depan adalah peningkatan kapasitas desa dan penguatan fungsi pengawasan.

“Program prioritas kami adalah pelatihan kepala desa di IKN, disesuaikan dengan kebutuhan daerah,” ujarnya saat ditemui di sela rapat, Sabtu (25/4/2026).

Selain itu, ABPEDNAS juga berkomitmen mengawal program strategis nasional, seperti Jaga Desa dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami tidak hanya mengawasi, tetapi juga memastikan program MBG benar-benar berjalan efektif di desa,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD ABPEDNAS Kaltim, Samson, menekankan pentingnya soliditas pengurus dalam membangun organisasi yang aktif dan responsif.

“Ini rapat perdana, semangat pengurus luar biasa. Kita ingin BPD lebih aktif dalam perjuangan bersama,” ujarnya melalui pesan singkat.

Dalam waktu dekat, DPD ABPEDNAS Kaltim juga akan menggelar pelantikan DPC di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan 1.257 anggota BPD, lengkap dengan dukungan anggaran, seragam, hingga kartu identitas anggota.

“Persiapan terus berjalan dengan dukungan pemerintah daerah. Ini bagian dari penguatan struktur organisasi,” jelas Samson.

Ia menambahkan, setelah Kukar, pelantikan akan dilanjutkan ke kabupaten lain yang tersisa, sembari memperkuat kesiapan anggaran organisasi ke depan.

DPD ABPEDNAS Kaltim juga menargetkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah dalam waktu dekat sebagai tindak lanjut dari konsolidasi awal ini.

Dengan penguatan internal yang terus dilakukan, ABPEDNAS diharapkan mampu menjalankan peran strategis sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas kebijakan pembangunan di tingkat desa.

“Target kami sederhana: organisasi solid, program berjalan, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh desa,” pungkas Samson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *