banner 600x130
RAGAM  

Demo Bongkar Dugaan Narkoba 40 Kg Berujung Brutal, Massa Diseret dan Diduga Dipukuli di Lapas Bollangi

banner 400x130

GOWA I SUARAHAM — Gelombang kemarahan publik pecah di depan Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi, Senin (25/5/2026).

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum turun ke jalan menuntut pengusutan tuntas dugaan peredaran narkoba di dalam lapas yang disebut-sebut mencapai 40 kilogram.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.30 WITA itu diikuti lebih dari 50 demonstran. Massa secara bergantian melontarkan orasi keras, mendesak aparat penegak hukum dan pihak lapas membuka secara terang-benderang dugaan mafia narkoba yang diduga masih bebas bermain di balik jeruji besi.

Namun aksi yang awalnya berjalan sebagai penyampaian aspirasi berubah panas dan ricuh. Massa menuding pihak pengamanan lapas melakukan tindakan represif terhadap demonstran.

Juru Bicara aksi, Alfa, menyebut massa datang untuk meminta kejelasan atas dugaan masuknya narkoba dalam jumlah fantastis ke dalam lapas. Namun bukannya mendapat penjelasan, situasi justru memanas hingga terjadi bentrokan.

“Kami datang menuntut transparansi terkait dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas Bollangi. Tapi yang terjadi justru tindakan represif terhadap massa aksi,” tegas Alfa.

Tak hanya itu, massa juga mengaku terjadi dugaan pemukulan yang dilakukan oknum pegawai lapas terhadap peserta aksi. Bahkan di lokasi terlihat seorang demonstran diseret petugas dengan cara yang dinilai tidak manusiawi.

Video dan kesaksian di lapangan memicu kemarahan publik. Sejumlah peserta aksi menilai perlakuan tersebut mencoreng wajah penegakan hukum dan memperlihatkan buruknya cara pengamanan menghadapi warga yang menyampaikan aspirasi.

Ironisnya, di tengah sorotan dugaan peredaran narkoba di dalam lapas, perhatian publik kini juga tertuju pada dugaan tindakan kekerasan terhadap demonstran.

Massa menilai aparat seharusnya fokus menjawab isu utama terkait dugaan jaringan narkoba, bukan justru memperlihatkan arogansi kekuasaan di depan masyarakat.

Aksi unjuk rasa akhirnya berujung ricuh dan sejumlah massa diamankan petugas lapas. Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi terkait dugaan masuknya narkoba 40 kilogram ke dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Bollangi serta klarifikasi atas dugaan kekerasan terhadap demonstran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *