SAMARINDA | SUARAHAM – Kobaran api mengamuk dan meluluhlantakkan kawasan permukiman padat di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Gang Mawar dan Gang Ikhlas, RT 28, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 14.50 Wita.
Dalam waktu singkat, si jago merah membesar dan melahap sedikitnya 12 bangunan, terdiri atas 11 rumah warga dan satu unit bangsalan tiga pintu. Enam bangunan lainnya turut terdampak akibat ganasnya kobaran api yang merambat cepat di kawasan yang didominasi bangunan berbahan kayu.
Perjuangan petugas pemadam kebakaran dan puluhan relawan berlangsung dramatis. Akses jalan yang sempit serta rapatnya permukiman membuat proses pemadaman berlangsung sulit. Api baru berhasil dijinakkan setelah hampir 1 jam 45 menit berjibaku di lokasi.
Akibat musibah tersebut, 15 kepala keluarga (KK) atau sekitar 45 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rata dengan tanah.
Sedikitnya 13 unit mobil pemadam dari Disdamkar dan PMK Swasta bersama sekitar 40 mesin portabel milik relawan dikerahkan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua relawan dilaporkan mengalami sesak napas akibat tebalnya asap saat membantu proses pemadaman dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada ledakan kompor, namun pihak berwenang menegaskan penyebab kebakaran baru akan dipastikan setelah proses penyelidikan selesai.
Penanganan musibah ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Disdamkar Samarinda, relawan gabungan, Emergency Medical Team ITS, Polresta Samarinda, BPBD, PMI, serta sejumlah instansi terkait yang masih melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan para korban.











