Kilmasa, suaraham.com, kerja sama yang baik oleh gereja pemerintah desa kilmass, dan seluruh warga gotong royong bersama ketua majelis jemaat kilmasa, Pdt, Ny E, Lekatompessy S. SI, bersama seluruh lapisan masyarakat jemat kilmass, melaksanakan program gotong royong membangun merah puti di kawal langsung oleh Babin Huwae.
Dalam pelaksanaan pekerjaan di maksud, media hadir untuk meliput semua kegiatan dimaksud, karena program tersebut adalah program prioritas bapak presiden RI baru di bangun di kecamatan kormomolin 2 desa dari 10 desa yang ada.
Menjadi Representasi yang terbaik, apa lagi terkait dengan promgar di maksud adalah salah satu program prioritas pak Presiden RI Prabowo Subianto yang sementara suda berjalan di seluruh pelosok Indonesia.
Dalam wawancara media dengan ketua majelis jemaat Pdt, Ny, E. Lekatompessy S. Si, (25/8) beliau menyampaikan banyak terimah kasih kepada Babin Huwae dan Kepala tukang Soleman Larbon yang secara langsung menyerahkan program pembongkaran dan penimbunan tanah pada bangunan koperasi merah puti, kepada ketua majelis jemat kilmasa untuk membantu pelayanan ujar lekatompessy.
Adapun kebanggaan khusus dari Huwae bagi para tukang yang di percayahkan untuk bisa membangun koperasi merah puti yang lebih jauh/bagus di bandingkan dengan desa lain dalam satu wilayah kecamatan kormomolin tandas Babin Huwae.
Saya berharap bagi para tukang, dan warga yang turut bwrpagisipasi dalam membangun koperasi merah puti, supaya kalau bisa kita cepat menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab bapa ibu sebagai anggota jemaat kilmasa harap Lekatompessy.
Walaupun dana penimbunan tanah di bangunan koperasi merah puti dengan jumlahnya Rp. 25.000.000.00 yang menurut kami tida cukup, namun kita saling menopang membangun negri kilmasa dengan baik. Ujar lekatompessy.
Menurutnya Dari dari bantuan tersebut, bisa membantu pelayanan terkait dengan semua program pelayanan yang masi tertunggak ujar lekatompessy.
Semoga dari dana program yang akan kami terimah bisa membantu dan menjadi motifasi bagi jemat/desa yang lain bisa selain bahu membagi, dan menjadi motifasi bagi semua desa Tutup lekatompessy.











