banner 600x130

Politik Jeneponto Mulai Memanas, Aktivis Supriadi Kartom Muncul Sebagai Penantang Baru

banner 400x130

JENEPONTO | SUARAHAM – Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jeneponto 2029 mulai menunjukkan geliat. Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon potensial untuk memimpin daerah berjuluk Butta Turatea tersebut. Salah satu figur yang kini mulai mencuri perhatian adalah aktivis Kabupaten Jeneponto, Supriadi Kartom.

Supriadi Kartom dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan berbagai persoalan masyarakat serta konsisten mengawal isu-isu sosial, pemerintahan, dan pembangunan di Kabupaten Jeneponto. Kiprahnya sebagai aktivis membuat namanya mulai diperhitungkan dalam bursa calon kepala daerah.

Berdasarkan informasi yang di himpun, sedikitnya kata Supriadi ada tiga partai politik dikabarkan telah menjalin komunikasi dan melirik dirinya sebagai figur potensial untuk diusung pada Pilkada Jeneponto 2029. Meski demikian, hingga saat ini Supriadi disebut masih belum menentukan sikap dan memilih mempertimbangkan berbagai masukan sebelum mengambil keputusan politik.

“Saya masih fokus mengabdi kepada masyarakat. Soal Pilkada 2029, biarlah semuanya berproses. Memang ada komunikasi dari beberapa pihak, tetapi saya masih pikir-pikir dan belum mengambil keputusan,” ujar Supriadi saat dimintai tanggapan.

Munculnya nama Supriadi dinilai menjadi warna baru dalam peta politik Jeneponto. Banyak kalangan menilai daerah tersebut membutuhkan pemimpin yang lahir dari gerakan masyarakat, memahami persoalan rakyat secara langsung, serta berani melakukan perubahan.

Tagline “Waktunnami Jeneponto Dipimpin Aktivis” pun mulai digaungkan oleh sejumlah pendukung sebagai bentuk harapan agar kepemimpinan daerah ke depan diisi oleh sosok yang memiliki rekam jejak dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Meski tahapan Pilkada 2029 masih cukup panjang, berbagai manuver politik diperkirakan akan terus berkembang. Nama-nama baru dipastikan masih akan bermunculan, namun Supriadi Kartom kini menjadi salah satu figur yang mulai masuk dalam radar perbincangan politik di Kabupaten Jeneponto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *