banner 600x130
HUKRIM  

Tiga Hari Diburu, Buronan Dugaan Korupsi Bank Sulselbar Cabang Pangkep Ditangkap di Jakarta

PANGKEP I SUARAHAM — Pelarian MD (44), tersangka perkara dugaan korupsi Kredit Konstruksi pada Bank Sulselbar Cabang Pangkep, akhirnya terhenti. Setelah tiga hari diburu, MD ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bersama Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Negeri Pangkep.

MD diamankan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2026. Penangkapan tersebut dilakukan setelah tersangka disebut berulang kali mengabaikan panggilan penyidik dan tidak lagi berada di alamat domisilinya.

Tim kemudian melakukan pelacakan melalui operasi intelijen hingga keberadaan MD berhasil terdeteksi di Jakarta. Setelah lokasi dipastikan, petugas langsung melakukan penangkapan dan membawa tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

MD merupakan tersangka dalam perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Konstruksi kepada CV Alif Sejahtera untuk periode 2022–2023 yang ditangani Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkep.

Setelah menjalani pemeriksaan dan penyidik menyatakan telah memenuhi kebutuhan alat bukti dalam perkara tersebut, MD kemudian dilakukan penahanan selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan.

Kasus ini kembali menyoroti seriusnya langkah aparat penegak hukum dalam mengejar pihak yang dianggap tidak kooperatif terhadap proses penyidikan. Penangkapan di luar daerah menunjukkan bahwa perpindahan lokasi tidak serta-merta menghentikan upaya aparat dalam melacak keberadaan tersangka.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, menegaskan jajaran kejaksaan akan terus memburu pihak-pihak yang masuk dalam daftar pencarian atau berupaya menghindari proses hukum.

Ia juga mengingatkan pihak yang masih berupaya menghindar agar tidak menunggu sampai dilakukan penangkapan.

“Segera serahkan diri dan pertanggungjawabkan perbuatan Anda. Tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tegas Syarifuddin.

Penangkapan MD kini menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap lebih jauh konstruksi perkara dugaan korupsi Kredit Konstruksi CV Alif Sejahtera, termasuk memastikan aliran dana, proses penyaluran kredit, serta pihak-pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *