banner 400x130

Persaingan Juara Memanas, Persib Bandung Mulai Goyah Usai Ditahan Arema FC

banner 400x130

OLAHRAGA | SUARAHAM — Peta Juara Makin Panas, Pelatih Arema Buka Fakta: Liga Sulit Ditebak

Persaingan menuju gelar Super League 2025/2026 memasuki fase paling panas dan mulai tak terduga.

Pelatih Marcos Santos akhirnya angkat bicara setelah timnya, Arema FC, sukses mengganggu laju Persib Bandung.

Hasil imbang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026), bukan sekadar tambahan satu poin itu pukulan serius bagi Persib yang sedang memimpin klasemen. Posisi mereka kini tak lagi aman.

Di saat bersamaan, Borneo FC justru tampil ganas. Bermain di Stadion Segiri, mereka membantai Semen Padang 3-0.

Kemenangan itu membuat poin mereka kini sejajar dengan Persib meski masih tertahan di posisi kedua karena kalah head-to-head.

Situasi ini memperjelas satu hal, perebutan gelar bukan lagi duel dua tim.

Liga Tak Bisa Ditebak

Marcos Santos terang-terangan mengaku terkejut dengan kualitas kompetisi di Indonesia. Datang dari Brasil negara dengan liga keras ia justru menemukan tingkat
persaingan yang tak kalah brutal.

“Ini liga yang sangat sulit. Bahkan bagi saya yang datang dari Brasil, ini sangat kompetitif,” tegasnya.

Ia menilai kekuatan antar tim begitu merata, membuat prediksi juara menjadi hampir mustahil. Dengan sisa empat hingga lima pertandingan, setiap poin kini bernilai krusial dan bisa mengubah segalanya dalam hitungan hari.

Bukan Cuma Persib vs Borneo

Meski Persib Bandung dan Borneo FC masih memimpin, Santos menolak menyederhanakan persaingan jadi dua kuda saja.

Ia justru menyorot Persija Jakarta sebagai ancaman nyata yang belum habis.

Performa Persija memang naik-turun di putaran kedua, tapi bukan berarti mereka keluar dari perburuan.

“Persija tetap kekuatan ketiga. Kalau dua tim di atas terpeleset, mereka bisa masuk,” ujarnya.

Dengan lima laga tersisa, peluang masih terbuka. Dalam liga yang tak konsisten dan penuh kejutan, satu kemenangan bisa menghidupkan harapan dan satu kekalahan bisa menghancurkan segalanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *