ENREKANG | SUARAHAM – Dugaan skandal video bermuatan asusila yang menyeret oknum anggota DPRD Kabupaten Enrekang mulai mencuat ke permukaan.
Rekaman tersebut beredar secara terbatas, namun cukup memicu perbincangan di kalangan tertentu.
Dari informasi yang beredar, video itu memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan anggota DPRD Enrekang.
Sosok tersebut disebut-sebut mirip dengan legislator berinisial SN dari Fraksi PKB, yang terlihat bersama seorang perempuan di dalam kamar hotel. Meski begitu, identitas pria dalam video itu masih belum terkonfirmasi secara resmi.
Lokasi pengambilan gambar juga belum dapat dipastikan, namun kuat dugaan berada di salah satu hotel di wilayah Enrekang. Hingga kini, waktu serta kronologi kejadian dalam video tersebut masih menjadi tanda tanya.
Upaya konfirmasi kepada pihak yang diduga terlibat telah dilakukan, tetapi belum mendapat respons. Redaksi memilih tidak mengungkap detail isi video demi menjaga norma dan menghormati privasi pihak terkait.
Di sisi lain, Ketua DPC PKB Enrekang, Misbahudin, mengaku baru mengetahui kabar tersebut. Ia menegaskan partainya tidak akan tinggal diam.
“Ini persoalan serius. Kami menjunjung tinggi etika dan moral. Jika terbukti, tidak ada toleransi bagi kader yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.
PKB Enrekang disebut akan segera membentuk tim investigasi internal untuk mengusut kebenaran video tersebut. Pihak yang bersangkutan akan dipanggil guna memberikan klarifikasi sebelum keputusan diambil.
Meski menekankan kehati-hatian, Misbahudin memastikan proses ini tidak akan berlarut-larut. Jika terbukti terjadi pelanggaran berat, sanksi tegas menanti—mulai dari pemecatan sebagai kader hingga usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari kursi DPRD.
Kasus ini kini menjadi sorotan, menunggu kejelasan fakta di tengah derasnya spekulasi.









