WAJO | SUARAHAM — Aktivitas armada tangki yang disebut berkaitan dengan distribusi BBM industri di wilayah Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, kembali menjadi sorotan.
Sorotan kali ini mengarah kepada PT Katana Global Trade, perusahaan yang tercatat dalam daftar penyalur BBM industri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Informasi lapangan yang dihimpun SUARAHAM menyebut adanya kendaraan tangki BBM yang terlihat di wilayah Siwa, termasuk kawasan Pelabuhan Bansalae. Armada tersebut disebut bergerak membawa BBM menuju wilayah lain di Sulawesi.
Keberadaan armada tangki tentu tidak otomatis membuktikan adanya pelanggaran. Namun, ketika kendaraan tersebut dikaitkan dengan aktivitas distribusi BBM industri, asal muatan, jenis BBM, dokumen pengangkutan dan tujuan pengiriman menjadi bagian penting yang patut dibuka.
Berdasarkan data Ditjen Migas Kementerian ESDM yang tersedia secara terbuka, PT Katana Global Trade tercatat sebagai Agen BBM Industri dengan alamat di Jalan Tarakan Kompleks Ruko Kumala Sari B07, Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam data tersebut, wilayah penyaluran PT Katana Global Trade tercatat meliputi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
Catatan tersebut membuat keberadaan armada yang disebut bergerak dari wilayah Siwa menuju arah Sulawesi Tengah menjadi relevan untuk diperiksa secara administratif.
Pertanyaannya bukan sekadar mengapa kendaraan tangki berada di Siwa. Yang jauh lebih penting adalah BBM apa yang dibawa, dari mana diperoleh, siapa penerimanya, serta dokumen apa yang menjadi dasar pengiriman tersebut.
Apalagi, informasi lapangan sebelumnya menyebut adanya dugaan Solar bersubsidi yang dikumpulkan dan kemudian masuk ke kendaraan tangki.
Dugaan tersebut tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta. Namun, informasi itu juga tidak semestinya berhenti sebagai rumor tanpa pemeriksaan.
Jika armada tersebut benar menjalankan distribusi BBM industri, maka seluruh rantai distribusinya seharusnya dapat ditelusuri melalui dokumen pembelian, surat jalan, identitas kendaraan, asal muatan, jenis produk BBM, volume angkutan, penerima dan tujuan akhir.
Sebaliknya, apabila pemeriksaan menemukan BBM bersubsidi berada dalam kendaraan yang digunakan untuk kepentingan distribusi industri, maka temuan tersebut perlu ditelusuri lebih jauh untuk mengetahui sumber BBM dan bagaimana BBM tersebut bisa masuk ke rantai pengangkutan.
Karena itu, keberadaan armada yang disebut berkaitan dengan PT Katana Global Trade di wilayah Siwa layak menjadi perhatian regulator dan aparat terkait.
Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, Ditjen Migas, serta aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan silang terhadap data transaksi dan dokumen pengangkutan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian antara aktivitas lapangan dengan administrasi distribusi.
Yang perlu dibuka antara lain asal BBM, tempat pengisian atau sumber pembelian, identitas kendaraan tangki, kapasitas angkutan, surat jalan, dokumen pembelian, jenis BBM, volume muatan, penerima barang hingga tujuan akhir.
Langkah tersebut penting untuk membedakan secara terang antara distribusi BBM industri yang sah dengan dugaan penyimpangan BBM bersubsidi.
Publik juga berhak mendapatkan kepastian mengenai aktivitas armada tangki yang disebut berada di Siwa. Sebab, ketika sebuah perusahaan tercatat sebagai penyalur BBM industri lintas wilayah, maka jejak distribusinya semestinya dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
SUARAHAM tidak menyimpulkan PT Katana Global Trade melakukan penyalahgunaan BBM subsidi. Sampai saat ini, dugaan tersebut masih membutuhkan pembuktian melalui pemeriksaan fisik, dokumen dan data transaksi.
Namun, sorotan terhadap PT Katana Global Trade tetap penting karena nama perusahaan tersebut muncul dalam konteks distribusi BBM industri, sementara di lapangan terdapat informasi mengenai armada tangki yang bergerak dari wilayah Siwa menuju wilayah lain di Sulawesi.
Kini pertanyaan publik mengerucut: apa sebenarnya muatan armada tangki yang disebut berkaitan dengan PT Katana Global Trade ketika berada di Siwa?
Apakah BBM industri sesuai dokumen distribusi, atau terdapat jenis BBM lain yang perlu diperiksa?
Jawabannya tidak seharusnya dibangun dari spekulasi. Dokumen pengangkutan, data transaksi, pemeriksaan muatan dan penelusuran rantai distribusi yang dapat memberikan kepastian.
SUARAHAM membuka ruang hak jawab kepada PT Katana Global Trade untuk menjelaskan aktivitas armada di wilayah Wajo, asal dan jenis BBM, volume muatan, tujuan pengiriman, serta dokumen yang mendasari kegiatan distribusi tersebut.
Jika seluruh aktivitas berjalan sesuai ketentuan, penjelasan dan dokumen perusahaan dapat menjadi jawaban atas pertanyaan publik.
Namun apabila ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen dan aktivitas di lapangan, temuan tersebut semestinya ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.











