banner 400x130

MAB Gandeng Perusahaan China, Bidik 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia

banner 400x130

OTOMOTIF | SUARAHAM — PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menggandeng perusahaan asal China, Shandong Runhorse Electric Vehicle Co., Ltd, dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Kerja sama ini menandai upaya ekspansi industri otomotif listrik berbasis kolaborasi lintas negara.

Kesepakatan tersebut telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 24 April 2026. Fokus utama kemitraan ini adalah pengembangan bisnis kendaraan listrik berbasis leasing dengan target awal mencapai 5.000 unit.

Namun, ambisi tersebut tidak langsung dijalankan secara penuh. Pada tahap awal, kedua perusahaan hanya menargetkan perakitan 1.000 unit kendaraan listrik sebagai fase uji coba pasar sekaligus penguatan fondasi operasional.

Skema kerja sama mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari operasional leasing, manajemen bisnis, pengembangan pasar, hingga penyediaan layanan pendukung. Model ini menunjukkan bahwa proyek tidak sekadar produksi kendaraan, tetapi juga membangun rantai bisnis yang terintegrasi.

Direktur Utama MAB, Kelik Irwantono, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Ia menilai sinergi antarperusahaan akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Meski demikian, implementasi kerja sama masih bergantung pada kesiapan industri domestik dan respons pasar. Pendekatan bertahap yang diambil mencerminkan adanya kalkulasi risiko dalam penetrasi pasar kendaraan listrik yang masih berkembang.

Kedua pihak juga akan melakukan pertukaran data dan kajian bersama guna memastikan setiap langkah berjalan terukur dan adaptif terhadap dinamika industri.

Di tengah dorongan global menuju energi bersih, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Namun, efektivitasnya tetap akan diuji oleh faktor infrastruktur, daya beli masyarakat, serta konsistensi kebijakan pemerintah.

Ke depan, MAB dan Shandong Runhorse EV masih akan merumuskan detail lanjutan terkait struktur kerja sama dan skema implementasi agar selaras dengan kondisi pasar Indonesia yang dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *