WAJO | SUARAHAM — Kapolsek Pitumpanua, Kompol Muhammad Anwar, S.Sos., turun langsung memantau kondisi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Jumat (11/9/2026).
Pemantauan dilakukan bersama personel Polsek Pitumpanua di sejumlah titik pengisian BBM, termasuk SPBU Bola Bakka dan SPBU Tobarakka, Kelurahan Bulete, Dusun Bola Bakka.
Kompol Muhammad Anwar mengatakan, meski tidak terdapat SPBU yang beroperasi selama 24 jam di wilayah Pitumpanua, personel kepolisian tetap melakukan pengawasan terhadap aktivitas penyaluran BBM hingga persediaan di SPBU habis.
“Personel kami melakukan pengawasan sampai BBM habis,” tegas Kompol Anwar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, pengamanan dan pengawasan telah menjadi prosedur tetap bagi personel Polsek Pitumpanua, khususnya ketika terjadi peningkatan antrean kendaraan di SPBU.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pengisian BBM kepada masyarakat berjalan tertib, lancar, serta tidak menimbulkan antrean panjang yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Namun, perhatian kepolisian tidak hanya tertuju pada antrean. Potensi penyalahgunaan barcode dalam pembelian BBM juga menjadi perhatian serius.
Kompol Anwar menegaskan pihak pengelola SPBU Bola Bakka dan SPBU Tobarakka agar tidak bermain-main dalam proses penyaluran BBM bersubsidi.
Ia mengingatkan, apabila ditemukan adanya pengisian yang tidak sesuai ketentuan, termasuk dugaan penyalahgunaan barcode, pihaknya tidak akan membiarkan persoalan tersebut berlalu tanpa tindakan.
“Jangan main-main. Kalau saya temukan pelanggaran, akan langsung saya proses sesuai ketentuan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pengawasan terhadap kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara berulang akan terus dilakukan. Kepolisian akan memantau pola pengisian untuk mencegah adanya praktik yang merugikan masyarakat.
“Yang bolak-balik mengisi BBM tetap kami sikapi dan pantau. Kondisi saat ini tetap kami awasi,” ujarnya.
Kompol Anwar menambahkan, apabila dalam pemantauan ditemukan adanya dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM di wilayah hukum Polsek Pitumpanua, pihaknya akan mengambil langkah sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kalau ada temuan yang tidak sesuai dalam pengisian BBM di SPBU wilayah Pitumpanua, akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.
Sikap tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi BBM agar tidak memanfaatkan situasi kelangkaan atau antrean untuk melakukan praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.
Polsek Pitumpanua memastikan pengawasan di SPBU Bola Bakka dan Tobarakka akan terus dilakukan guna menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran, tertib, dan tidak membuka ruang bagi penyalahgunaan.











