ROMANUS, SUARAHAM – 18 Juli 2026 – Harapan masyarakat di wilayah terpencil dan terluar untuk mendapatkan akses penerangan mulai terwujud. Pemasangan jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dilakukan di Desa Romanus dan Desa Persiapan Namralan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim dari PT Arca Energi yang dipercaya untuk melakukan survei serta pemasangan infrastruktur jaringan PLTS di wilayah tersebut.
Pemasangan tiang dan jaringan PLTS dilakukan secara bertahap di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan hasil survei lapangan. Proses pekerjaan tersebut ditargetkan dapat rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat dalam waktu sekitar enam bulan.
Pelaksana lapangan PT Arca Energi, Sanjaya, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal.
“Pemerintah pusat melalui kementerian terkait memiliki perhatian terhadap wilayah 3T, yaitu daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. Karena itu, tim kami turun langsung ke wilayah ini untuk melakukan survei dan membantu proses pemasangan jaringan PLTS,” ujar Sanjaya saat ditemui wartawan.
Menurutnya, pemasangan jaringan PLTS dilakukan setelah melalui proses survei dan penentuan titik lokasi tiang. Penentuan lokasi tersebut dilakukan bersama pemerintah desa agar pembangunan jaringan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaan survei dan penentuan titik pemasangan, tim PT Arca Energi berkoordinasi dengan Kepala Desa Romanus, Daur Keliatan, bersama jajaran Pemerintah Desa Romanus. Koordinasi juga dilakukan terkait rencana pemasangan jaringan di wilayah Desa Persiapan Namralan.
Sanjaya menyampaikan, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, jaringan PLTS tersebut ditargetkan dapat terpasang dan mulai digunakan masyarakat paling lambat dalam kurun waktu sekitar enam bulan.
“Target kami, seluruh proses pemasangan dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan sehingga jaringan ini nantinya dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam bidang penerangan, tetapi juga pembangunan infrastruktur dasar lainnya.

Salah seorang warga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan khususnya pemerintah pusat yang terus memperhatikan kebutuhan masyarakat. Meskipun kami berada jauh dari pusat kota dan dipisahkan oleh laut, perhatian pemerintah tetap kami rasakan,” ujarnya.
Kepala Desa Romanus, Daur Keliatan, juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia berharap pembangunan jaringan PLTS dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi warga.
“Warga sangat bersyukur dan menyambut baik program ini. Kami berharap pembangunan jaringan PLTS dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.
Pembangunan jaringan PLTS di Desa Romanus dan Desa Persiapan Namralan diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan akses energi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T.











