MAKASSAR I SUARAHAM — Pemerintah Kota Makassar kembali meraih penghargaan tingkat nasional sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX di Plaza Kemendagri, Senin (27/4/2026).
Makassar mencatat skor 3,6171 dengan status kinerja tertinggi, menempatkannya dalam jajaran pemerintah daerah berprestasi secara nasional.
Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, termasuk pemerintah kota, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti bahwa tata kelola pemerintahan terus bergerak ke arah yang lebih akuntabel dan berdampak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja dan memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menariknya, Makassar menjadi satu-satunya daerah dari Sulawesi Selatan bahkan dari luar Pulau Jawa yang masuk dalam kategori kinerja tertinggi, menandakan daya saing daerah yang semakin kuat di tingkat nasional.
EPPD sendiri merupakan instrumen evaluasi berbasis Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), yang mencakup aspek tata kelola, pelayanan publik, serta capaian pembangunan.
Secara nasional, terdapat 5 pemerintah provinsi, 15 pemerintah kabupaten, dan 9 pemerintah kota yang masuk kategori kinerja tertinggi. Munafri mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri.
Ia menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kita harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan,” tutupnya.







