TENGGARONG I SUARAHAM – Tim sepak bola usia dini SSB Anggana Junior harus mengakhiri langkahnya dalam ajang turnamen tur Malaysia yang digelar di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada 1–3 Mei 2026.
Dalam pertandingan penentuan, SSB Anggana Junior gagal melaju ke babak selanjutnya setelah kalah dramatis melalui adu penalti. Kekalahan tersebut menghentikan harapan tim untuk menembus partai final.
Pelatih tim, Saha, bersama rekannya Juandi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua pemain atas hasil yang belum maksimal. Mereka mengakui belum mampu membawa tim meraih target yang diharapkan.
“Kami mohon maaf kepada orang tua pemain karena belum bisa membawa anak-anak melaju hingga final. Namun kami tetap bangga atas perjuangan mereka di lapangan,” ujar Saha.
Meski gagal melangkah lebih jauh, para pelatih menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang tinggi dan pengalaman berharga selama mengikuti turnamen tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Sei Mariam serta para orang tua pemain yang telah memberikan dukungan, baik secara materi maupun tenaga, sehingga tim dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
“Tanpa dukungan dari pemerintah desa dan orang tua, kami tidak mungkin bisa mengikuti turnamen ini,” tambahnya.
Ke depan, SSB Anggana Junior berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan evaluasi agar dapat tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.











