banner 400x130
RAGAM  

DPW PERJOSI Sulsel Resmi Berdiri di Makassar, Siap Jadi Garda Perjuangan Wartawan Siber

banner 400x130

MAKASSAR I SUARAHAM — Semangat baru dunia jurnalistik di Sulawesi Selatan resmi lahir. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PERJOSI Sulawesi Selatan akhirnya terbentuk secara definitif melalui rapat musyawarah yang berlangsung di Warkop Bunda, Jalan Aroepala, Makassar, Sabtu (11/4/2026).

Pembentukan organisasi ini bukan sekadar agenda seremonial biasa. Di balik suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan, lahir tekad besar untuk menghadirkan organisasi wartawan siber yang profesional, independen, dan siap memperjuangkan hak-hak insan pers di tengah derasnya tantangan era digital.

Rapat pembentukan dipimpin langsung oleh Muh Ali Sakti, A.Md., C.LA-D selaku pimpinan sidang, didampingi Alif Daisuri, SM sebagai notulen. Forum berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Sejumlah wartawan dan peserta rapat menyampaikan berbagai gagasan tentang pentingnya membangun organisasi yang tidak hanya besar secara nama, tetapi juga kuat dalam perjuangan dan pembelaan terhadap profesi wartawan.

Melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, forum menetapkan Muh Ali Sakti, A.Md., C.LA-D sebagai Ketua DPW PERJOSI Sulsel periode awal. Kepengurusan turut diisi sejumlah tokoh dan insan pers dari berbagai latar media yang siap memperkuat organisasi dalam bidang pendidikan, pembelaan wartawan, kesejahteraan, hingga kerja sama lintas sektor.

Dalam hasil rekomendasi rapat, seluruh pengurus menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi, membangun program kerja nyata, memperjuangkan perlindungan hukum bagi wartawan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia jurnalistik di Sulawesi Selatan.

Ketua terpilih, Muh Ali Sakti, menegaskan bahwa PERJOSI lahir dari semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap masa depan profesi wartawan yang kini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari tekanan terhadap kebebasan pers hingga maraknya informasi yang tidak berimbang di era media digital.

“PERJOSI harus hadir bukan sekadar papan nama organisasi. Kami ingin organisasi ini benar-benar menjadi rumah perjuangan wartawan, menjaga marwah profesi, memperkuat solidaritas, serta memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tegas Muh Ali Sakti di hadapan peserta rapat.

Ia juga menekankan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral besar dalam menjaga demokrasi dan menyampaikan informasi yang benar kepada publik. Karena itu, menurutnya, organisasi pers harus berdiri di garis depan dalam menjaga integritas dan etika jurnalistik.

Tak hanya fokus pada pengembangan organisasi, DPW PERJOSI Sulsel juga diharapkan mampu menghadirkan program konkret seperti pendidikan jurnalistik, pelatihan peningkatan kompetensi, advokasi hukum, hingga perjuangan kesejahteraan wartawan yang selama ini masih menjadi persoalan serius di lapangan.

Sejumlah peserta rapat juga berharap kehadiran PERJOSI Sulsel mampu menjadi wadah pemersatu wartawan lintas media tanpa sekat dan perbedaan latar belakang. Mereka menilai kekuatan organisasi lahir dari persatuan, solidaritas, dan komitmen bersama untuk menjaga kehormatan profesi wartawan.

Selain itu, DPW PERJOSI Sulsel diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan, dan berimbang.

Suasana penuh optimisme terasa saat rapat ditutup. Seluruh peserta menyadari perjalanan organisasi ke depan tidak akan mudah. Namun dengan semangat kebersamaan dan tekad memperjuangkan dunia pers yang lebih baik, DPW PERJOSI Sulawesi Selatan diyakini mampu menjadi kekuatan baru bagi wartawan siber di daerah.

Terbentuknya DPW PERJOSI Sulsel hari ini bukan hanya tentang lahirnya kepengurusan baru, tetapi menjadi awal perjuangan besar insan pers untuk saling menguatkan, menjaga independensi, serta terus berdiri di garis depan menghadirkan informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *