MAKASSAR I SUARAHAM – Peta dukungan menjelang Kongres PB SEMMI mulai mengerucut. Bendahara Umum PW SEMMI Sulawesi Selatan, Wawan Copel, secara terbuka menyerukan konsolidasi total seluruh kader dan cabang SEMMI se-Sulawesi Selatan untuk bergerak dalam satu barisan memenangkan Andry Jusliandi (AJ) sebagai Ketua Umum PB SEMMI periode mendatang.
Seruan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa mesin organisasi SEMMI Sulsel mulai dipanaskan untuk mengamankan kemenangan AJ di ajang Kongres Banteng yang diprediksi berlangsung dinamis dan penuh persaingan.
Wawan menegaskan, dukungan kepada Andry Jusliandi bukan sekadar kedekatan emosional antarkader, melainkan lahir dari penilaian atas rekam jejak kepemimpinan dan kapasitas organisasi yang dimiliki AJ.
“Saya mengajak seluruh kader dan cabang SEMMI se-Sulawesi Selatan untuk bersatu dan satu komando memberikan dukungan kepada saudara Andry Jusliandi sebagai calon Ketua Umum PB SEMMI. Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas, berintegritas, serta memiliki pengalaman organisasi yang mumpuni,” tegas Wawan.
Menurutnya, PB SEMMI ke depan membutuhkan figur yang bukan hanya populer, tetapi mampu menjaga marwah organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sebagai kader yang pernah berproses bersama AJ, Wawan mengaku memahami secara langsung karakter kepemimpinan Andry Jusliandi.
Ia menilai AJ dikenal disiplin dalam menjalankan roda organisasi, konsisten mengawal perjuangan kader, serta tidak ragu mengambil keputusan strategis demi kepentingan organisasi.
“Saya selaku junior memahami betul bagaimana kepemimpinan Andry Jusliandi. Ketegasan beliau bukan untuk membatasi kader, melainkan memastikan organisasi tetap berjalan sesuai visi, misi, dan marwah perjuangan SEMMI,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kontestasi menuju kursi Ketua Umum PB SEMMI bukan hanya soal perebutan jabatan, melainkan pertarungan gagasan tentang arah masa depan organisasi.
Wawan menilai, SEMMI membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh potensi kader dari berbagai daerah, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan daya saing organisasi di tingkat nasional.
“SEMMI membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh kader, membangun soliditas organisasi, dan membawa SEMMI semakin berdaya saing di tingkat nasional. Saya melihat sosok tersebut ada pada Andry Jusliandi,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Wawan berharap dukungan yang terbangun dari Sulawesi Selatan dapat menjadi kekuatan politik yang signifikan dalam menentukan hasil kongres.
“Dengan semangat kebersamaan dan satu komando, saya optimistis kader-kader SEMMI Sulawesi Selatan dapat menjadi bagian penting dalam memenangkan Andry Jusliandi pada Kongres PB SEMMI mendatang,” tutupnya.
Dengan menguatnya dukungan dari salah satu basis kader terbesar di Indonesia Timur, Andry Jusliandi dinilai mulai mengantongi modal politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kongres PB SEMMI pun diprediksi bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan arena pembuktian siapa figur yang benar-benar mampu menyatukan kader dan membawa organisasi melangkah lebih progresif.











