SAMARINDA I SUARAHAM – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menunjukkan keseriusan menata arah organisasi.
Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Pra-Muscab pada Jumat malam, 12 Juni 2026, pukul 19.30 WITA di Jalan Panglima Batur Nomor 117B, Samarinda.
Rapat yang dipimpin secara kolektif oleh unsur Dewan Cabang, Ketua Panitia, dan Steering Committee (SC) tersebut bukan sekadar agenda teknis.
Forum ini menjadi titik krusial dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan sekaligus mempertegas orientasi perjuangan organisasi di tengah perubahan besar yang tengah berlangsung di Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Momen paling menyita perhatian adalah prosesi pembaiatan seluruh calon pengurus baru yang dipimpin langsung Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Syarikat Islam Kalimantan Timur, Anas Yusfiuddin. Prosesi itu dimaknai bukan sebagai seremoni belaka, melainkan ikrar moral dan ideologis untuk mengemban amanah organisasi.
“Baiat ini adalah komitmen kita bersama untuk mengembalikan marwah Syarikat Islam sebagai penggerak ekonomi umat. Dengan posisi Samarinda sebagai kota penyangga utama IKN, kepengurusan baru harus bergerak lebih lincah, adaptif, dan mandiri secara ekonomi,” tegas Anas Yusfiuddin.
Menurutnya, baiat merupakan janji ideologis di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan organisasi. Karena itu, kepengurusan mendatang harus diisi figur-figur yang siap bekerja keras, responsif terhadap tantangan era digital, serta mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dengan rampungnya proses pembaiatan dan finalisasi agenda strategis, DPC Syarikat Islam Samarinda menyatakan diri siap menggelar Muscab dengan fondasi kepengurusan yang lebih solid dan terarah.
“Kita optimistis Muscab nanti berjalan lancar dan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa Syarikat Islam berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Anas.
Muscab Akan Dihadiri Pejabat Daerah
Muscab DPC Syarikat Islam Kota Samarinda dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026. Agenda tertinggi di tingkat cabang tersebut direncanakan dibuka oleh Wakil Wali Kota Samarinda sebagai bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.
Selain itu, jajaran PW Syarikat Islam Kalimantan Timur dan pimpinan DPC Samarinda juga dijadwalkan memberikan pengarahan pada sesi pembukaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Adwin Karim, didampingi Sekretaris Rusdiana, mengungkapkan seluruh persiapan terus dikebut, mulai dari administrasi, perizinan, hingga koordinasi pengamanan.
“Surat pemberitahuan resmi dan undangan kepada Kapolresta serta Dandim Samarinda sedang diproses oleh tim yang dikoordinasikan langsung oleh Bang Husni. Seluruh materi dari Steering Committee juga ditargetkan rampung pada H-7 sebelum pelaksanaan,” kata Adwin.
Menjaga Warisan, Menjawab Tantangan Zaman
Syarikat Islam merupakan salah satu organisasi pergerakan tertua di Indonesia yang lahir dari semangat kemandirian ekonomi umat dan perjuangan kebangsaan. Berakar dari gerakan saudagar Muslim, organisasi ini memainkan peran penting dalam sejarah pergerakan nasional.
Di era modern, Syarikat Islam terus bertransformasi melalui penguatan ekonomi kerakyatan, digitalisasi UMKM, pemberdayaan komunitas, hingga kaderisasi generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral Islam.
Muscab Samarinda kali ini pun dipandang bukan sekadar pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ujian bagi kemampuan Syarikat Islam untuk membuktikan relevansinya di tengah peluang dan tantangan besar yang lahir dari pembangunan IKN.
Dengan semangat regenerasi dan penguatan ekonomi umat, Syarikat Islam Samarinda menatap Muscab sebagai momentum kebangkitan organisasi untuk kembali hadir sebagai kekuatan sosial yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.











